Jumat, 15 November 2019

Serah Terima Patung Fatmawati, di Hadiri Langsung Gubernur Bengkulu


Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta jajarannya bersama Yayasan Fatmawati Soekarno menggelar penandatanganan berita acara serah terima patung Fatmawati Soekarno di rumah Fatmawati, Jalan Fatmawati nomor 10 Kota Bengkulu, Selasa (12/11\2019).

Ketua Yayasan Fatmawati Soekarno, Hildawati Maulana Singadekene Hasan Din menyampaikan, bahwa patung ibu agung Fatmawati Soekarno penjahit bendera pusaka sang merah putih merupakan wujud penghormatan dari seluruh masyarakat Indonesia.

Sebab, perjuangan dan pengabdian yang telah diberikan oleh ibu agung Fatmawati Soekarno tersebut sangat penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia bersama suami tercinta, yaitu Soekarno.

"Untuk itu sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada beliau dengan mengabadikan sosok beliau sebagai pahlawan nasional bangsa yang telah berjasa menjahit bendera pusaka sang merah putih," kata Hidawati Maulana saat menyampaikan kata sambutan di penandatanganan serah terima patung Fatmawati Soekarno, Selasa (12/11/2019).

Senada dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ikut mengapresiasi rampungnya pembuatan patung tersebut. Dia berharap patung ini nantinya menjadi icon Provinsi Bengkulu.

"Alhamdulillah, posisi patungnya sudah selesai, tapi bangunan pondasi dan tiangnya belum. Ini yang harus kita tuntaskan dan karena ini pengerjaannya 2 hal yang terpisah," ucapnya.

Dia mengutarakan, patung tersebut bukan hanya patung biasa, namun mengingatkan kembali bagaimana gambaran Ibu Fatmawati menjahit  bendera sang merah putih yang digunakan untuk bendera kemerdekaan Republik Indonesia.

Bahkan, ia menargetkan awal bulan Februari kehadiran Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo dalam peresmian bangunan bersejarah tersebut.

"Kita targetnya nanti jika tidak ada perubahan pada Februari yang akan datang akan diresmikan dan kita usahakan Presiden RI bisa datang untuk meresmikannya," tutup Rohidin.

Kamis, 14 November 2019

Pemuda Ratu Agung Diringkus, Cabuli Anak di Bawah Umur




Bengkulu - Diduga melakukan tindak pidana pencabulan di bawah umur, Pemuda  Kecamatan Ratu Agung di amankan pihak Polres Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Waka Polres Bengkulu Kompol I Gusti Adi Wirawan  bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan ibu korban beberapa waktu lalu di Polres Bengkulu.

Dimana pelaku berinisial FA (23) memaksa korban yang juga masih tetanggaan ini untuk melakukan hubungan badan layaknya suami-istri dan melakukan ancaman terhadap korban yang mengakibatkan korban mengalami sakit dan trauma.

"Menurut keterangan pelaku, ia telah mencabuli korban sebanyak empat kali dan di lakukan di rumah korban," kata Kompol I  Gusti  Adi Wirawan, Rabu (13/11/2019).

Lebih lanjut, Waka Polres menjelaskan bahwa jika korban tidak menuruti kemauan pelaku maka foto korban akan disebarluaskan oleh pelaku.

Korban yang sempat menolak ajakan pelaku akhirnya tidak dapat berbuat banyak,  sehingga korban menuruti kemauan pelaku dengan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Korban dengan pelaku sudah berhubungan kurang lebih 4 bulan yang lalu, dan kebetulan korban dan pelaku berbeda gang  tetapi masih dalam wilayah yang sama atau bisa dikatakan tetangga," tutup Kompol I Gusti Adi Wirawan.

Kendati demikian pelaku dijerat dengan pasal 82 Jo pasal 76E undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Minggu, 03 November 2019

Dibalik Kemeriahan Pembukaan Porwil Sumatra X, warga Bengkulu Kecewa.



Bengkulu - Kemeriahan Pembukaan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera X dirasakan kekecewaan terhadap warga Bengkulu yang tidak dapat langsung menyaksikan di dalam stadiun.


Pembukaan Porwil Sumatera X Provinsi Bengkulu di sambut dengan 500 musik dol dan 250 penari.


Pada saat pembukaan banyak warga yang terlambat datang menyaksikan pembukaan porwil, sehingga pihak keamanan menutup pintu masuk agar pembukaan porwil berjalan dengan lancar.


"Sedikit kecewa ya kami datang untuk melihat secara langsung tapi saat ingin masuk kami tidak diperbolehkan masuk oleh penjaga pintu nya" Kata David salah satu warga Bengkulu, Sabtu malam (2/11/2019).


Selain itu warga yang terlambat datang masih bisa melihat pembukaan porwil dengan menonton di layar yang sudah disiapkan diluar stadiun.


"Kami dari luar cuman bisa melihat pembukaan ini dari layar lebar itu, dan cuman dapat melihat kembang api dari luar stadiun". Sambungnya.


Dipusatkan di stadion Semarak Sawah Lebar Kota Bengkulu, pembukaan Porwil Sumatera X berjalan dengan meriah yang dibalut dengan pesta kembang api yang menandakan Porwil Sumatera X resmi di buka. (Mrw).

UAS JURNALISTIK ONLINE

Nama Kelompok: Muhammad Rahman Wahyudi (D1C017034) Erika Wati Br Sembiring (D1C017018) Hanyta Dyna Corystien Nadeak ( D1C017036) Marya...