Kamis, 19 Desember 2019

UAS JURNALISTIK ONLINE

Nama Kelompok:
  1. Muhammad Rahman Wahyudi (D1C017034)
  2. Erika Wati Br Sembiring (D1C017018)
  3. Hanyta Dyna Corystien Nadeak (D1C017036)
  4. Maryanti Br Nababan (D1C017026)
  5. Arta Pronika Siregar (D1C017048)
  6. Fitriani Tampubolon (D1C017088)




Jumat, 15 November 2019

Serah Terima Patung Fatmawati, di Hadiri Langsung Gubernur Bengkulu


Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah beserta jajarannya bersama Yayasan Fatmawati Soekarno menggelar penandatanganan berita acara serah terima patung Fatmawati Soekarno di rumah Fatmawati, Jalan Fatmawati nomor 10 Kota Bengkulu, Selasa (12/11\2019).

Ketua Yayasan Fatmawati Soekarno, Hildawati Maulana Singadekene Hasan Din menyampaikan, bahwa patung ibu agung Fatmawati Soekarno penjahit bendera pusaka sang merah putih merupakan wujud penghormatan dari seluruh masyarakat Indonesia.

Sebab, perjuangan dan pengabdian yang telah diberikan oleh ibu agung Fatmawati Soekarno tersebut sangat penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia bersama suami tercinta, yaitu Soekarno.

"Untuk itu sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada beliau dengan mengabadikan sosok beliau sebagai pahlawan nasional bangsa yang telah berjasa menjahit bendera pusaka sang merah putih," kata Hidawati Maulana saat menyampaikan kata sambutan di penandatanganan serah terima patung Fatmawati Soekarno, Selasa (12/11/2019).

Senada dengan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ikut mengapresiasi rampungnya pembuatan patung tersebut. Dia berharap patung ini nantinya menjadi icon Provinsi Bengkulu.

"Alhamdulillah, posisi patungnya sudah selesai, tapi bangunan pondasi dan tiangnya belum. Ini yang harus kita tuntaskan dan karena ini pengerjaannya 2 hal yang terpisah," ucapnya.

Dia mengutarakan, patung tersebut bukan hanya patung biasa, namun mengingatkan kembali bagaimana gambaran Ibu Fatmawati menjahit  bendera sang merah putih yang digunakan untuk bendera kemerdekaan Republik Indonesia.

Bahkan, ia menargetkan awal bulan Februari kehadiran Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo dalam peresmian bangunan bersejarah tersebut.

"Kita targetnya nanti jika tidak ada perubahan pada Februari yang akan datang akan diresmikan dan kita usahakan Presiden RI bisa datang untuk meresmikannya," tutup Rohidin.

Kamis, 14 November 2019

Pemuda Ratu Agung Diringkus, Cabuli Anak di Bawah Umur




Bengkulu - Diduga melakukan tindak pidana pencabulan di bawah umur, Pemuda  Kecamatan Ratu Agung di amankan pihak Polres Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Waka Polres Bengkulu Kompol I Gusti Adi Wirawan  bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan ibu korban beberapa waktu lalu di Polres Bengkulu.

Dimana pelaku berinisial FA (23) memaksa korban yang juga masih tetanggaan ini untuk melakukan hubungan badan layaknya suami-istri dan melakukan ancaman terhadap korban yang mengakibatkan korban mengalami sakit dan trauma.

"Menurut keterangan pelaku, ia telah mencabuli korban sebanyak empat kali dan di lakukan di rumah korban," kata Kompol I  Gusti  Adi Wirawan, Rabu (13/11/2019).

Lebih lanjut, Waka Polres menjelaskan bahwa jika korban tidak menuruti kemauan pelaku maka foto korban akan disebarluaskan oleh pelaku.

Korban yang sempat menolak ajakan pelaku akhirnya tidak dapat berbuat banyak,  sehingga korban menuruti kemauan pelaku dengan melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

"Korban dengan pelaku sudah berhubungan kurang lebih 4 bulan yang lalu, dan kebetulan korban dan pelaku berbeda gang  tetapi masih dalam wilayah yang sama atau bisa dikatakan tetangga," tutup Kompol I Gusti Adi Wirawan.

Kendati demikian pelaku dijerat dengan pasal 82 Jo pasal 76E undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Minggu, 03 November 2019

Dibalik Kemeriahan Pembukaan Porwil Sumatra X, warga Bengkulu Kecewa.



Bengkulu - Kemeriahan Pembukaan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera X dirasakan kekecewaan terhadap warga Bengkulu yang tidak dapat langsung menyaksikan di dalam stadiun.


Pembukaan Porwil Sumatera X Provinsi Bengkulu di sambut dengan 500 musik dol dan 250 penari.


Pada saat pembukaan banyak warga yang terlambat datang menyaksikan pembukaan porwil, sehingga pihak keamanan menutup pintu masuk agar pembukaan porwil berjalan dengan lancar.


"Sedikit kecewa ya kami datang untuk melihat secara langsung tapi saat ingin masuk kami tidak diperbolehkan masuk oleh penjaga pintu nya" Kata David salah satu warga Bengkulu, Sabtu malam (2/11/2019).


Selain itu warga yang terlambat datang masih bisa melihat pembukaan porwil dengan menonton di layar yang sudah disiapkan diluar stadiun.


"Kami dari luar cuman bisa melihat pembukaan ini dari layar lebar itu, dan cuman dapat melihat kembang api dari luar stadiun". Sambungnya.


Dipusatkan di stadion Semarak Sawah Lebar Kota Bengkulu, pembukaan Porwil Sumatera X berjalan dengan meriah yang dibalut dengan pesta kembang api yang menandakan Porwil Sumatera X resmi di buka. (Mrw).

Minggu, 29 September 2019


Duduk Bersama Mahasiswa Sebelas Dewan Setuju Tuntutan Massa


Bengkulu - Sebelas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menyetujui tuntutan dari massa pendemo di depan gedung DPRD provinsi Bengkulu, dengan duduk bersama melakukan parlemen jalanan, selasa (24/09/2019).

Massa pendemo sempat ricuh saat berkeinginan masuk ke gedung DPRD Provinsi Bengkulu, saat tim negosiator bertemu dengan dewan yang ada di dalam mereka tidak menyetujui massa untuk masuk ke gedung, saat itu juga massa langsung menerobos masuk dan suasana tenang menjadi ricuh, massa sempat kocar kacir terkena gas air mata dari pihak kepolisian.

Ketika kondisi sudah kondusif massa mengajak Dewan untuk lakukan parlemen jalan, dengan duduk bersama massa dewan membacakan tuntutan massa.


Tercatat ada 11 anggota DPRD Provinsi Bengkulu tanpa didampingi Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri.
Di hadiri Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah membacakan tuntutan dari para mahasiswa yang kemudian juga telah disetujui.


"Tentu ini tidak lain untuk memerjuangkan masyarakat Bengkulu, dan seluruh masyarakat Indonesia.  Yang jelas niat  mahasiswa ini baik dan benar," kata Suharto, kepada media.


Suharto berharap,  apa yang telah diperjuangkan oleh para mahasiswa se-Provinsi Bengkulu bisa terwujud sehingga situasi Bengkulu kembali kondusif.


"Kami sebagai wakil rakyat bekerja penuh dengan konsentrasi ketenangan dan kedamaian. Kegiatan-kegiatan rutin akan kita tindak lanjuti ke DPR RI dan Mendagri agar apa yang menjadi tuntutan mahasiswa ini sampai ke pusat.  Karena kita sebagai tangan panjang daerah tentu tidak bisa mengambil keputusan secara lokal," tutup Suharto.


Adapaun tuntutan aksi, yakni:
  1. Mendukung pelaksanaan yudisial riview uu kpk.
  2. Menolak pengesahan RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, dan RUU Pertanahan.
  3. Menolak pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebelum dilakukan pengkajian ulang
  4. Menuntut Pemerintah Tuntaskan permasalahan Papua dengan pendekatan humanis
  5. Mendesak pemerintah untuk Reforma Agraria,
  6. Tolak Kenaikan BPJS, 
  7. Mengecam tindakan Pembakaran hutan dan lahan, serta mendesak pemerintah menentaskan permasalahan KARHUTLA.


Berikut anggota dewan yang menyetujui tuntutan tersebut, yakni:
1. Suharto
2. Erna Sari Dewi
3. Suimi Fales
4. Usin Abdisyah 
5. Edwar Samsi
6. Darmawansyah
7. Badrun Hasani
8. Herwan Suberhani
9. Sefty Yulisnah
10. Edy
11. Herizal Apriansyah


Selasa, 09 Juli 2019

Workshop Pembuatan dan Pengisian Blog di Hadiri Pemateri yang Kece-kece


Bengkulu - Mahasiswa S1 Jurnalistik mengadakan Workshop Pembuatan dan Pengisian Blog Sebagai Portofolio yang di hadiri pemateri Mildaini, S.Pd, dan Ria Mustika Fasha, S.Pd serta dihadiri langsung ketua jurusan S1 Jurnalistik Wahyu Widiastuti, S.Sos, M.Si. (10/7/2019)

Workshop yang di adakan di gedung Pasca Sarjana Fakultas ISIP, di hadiri oleh mahasiswa komunikasi yang antusias mengikuti workshop.


Dengan diadakannya workshop ini bertujuan sebagai Portofolio mahasiswa agar berguna saat akan melamar pekerjaan.

Selain itu mahasiswa dapat manfaat dari membuat blog serta menghasilkan uang dari menulis di blog.

Di workshop ini mahasiswa di ajarkan cara membuat blog dan bagaimana membuat blog yang menarik yang di jelaskan oleh Ria Mustika Fasha, S.Pd

Setelah mahasiswa dapat materi dan telah belajar membuat blog serta telah di beri tema mahasiswa langsung mengerjakan dengan antusias.




Minggu, 19 Mei 2019

Fotografi HI, sosial, budaya

Nama: Muhammad Rahman Wahyudi
Npm: D1C017034
Prodi: S1 Jurnalistik
Mk: Fotografi (B)

Seni & Budaya

Sosial

Human Interest


UAS JURNALISTIK ONLINE

Nama Kelompok: Muhammad Rahman Wahyudi (D1C017034) Erika Wati Br Sembiring (D1C017018) Hanyta Dyna Corystien Nadeak ( D1C017036) Marya...