CERITA DJAROT
CARI KONTRAKAN DI SUMUT DAN BOLAK-BALIK JAKARTA
kumparanNEWS
Jumat 02 Februari 2018
- 12:05
Menjadi bakal calon
gubernur Sumatera Utara membuat Djarot Saiful Hidayat harus lebih banyak
meluangkan waktu di Sumut. Djarot bercerita kesibukannya masih bolak-balik
Jakarta dan kini sedang mencari kontrakan di Sumut.
"Rencana hari
Sabtu-lah (ke Sumut). Selama ini saya beberapa kali ini saya lama di Sumut,
satu dua hari ke Jakarta kalau ada urusan. Jadi balik lagi ke Sumut. Sekarang
masih cari-cari, posko sudah ada, sekarang kita cari kontrakanlah," ucap
Djarot kepada kumparan (kumparan.com) di acara Sekolah Politik PDIP di Wisma
Kinasih, Depok, Jawa Barat, Jumat (2/2).
Mantan Wali Kota Blitar
itu tak merinci apakah kontrakan akan digunakan untuk tempat tinggal atau posko
pemenangan. Menurut Djarot, dengan menyediakan tempat di Sumut, akan
memudahkannya berkomunikasi dan menggalang kekuatan untuk Pilgub Sumut.
"Cukup efektiflah
untuk membangun komunikasi dan silaturahmi bersama tokoh-tokoh di Sumut, mulai
dari saudara kita dari Melayu, Aceh, Tionghoa, Jawa Batak. Kan banyak orang
Jawa di sana, mereka juga silaturahmi, ini yang kita kerjakan," tuturnya.
Djarot menyebut ada
sejumlah masalah yang harus dibenahi di Sumut. Tak hanya pembangunn fisik tapi
juga mental. Ia juga memastikan akan memimpin Sumut tanpa adanya diskriminasi.
"Karena yang
terpilih kan Gubernur Sumut, bukan dari golongan tertentu, partai tertentu.
Makanya aku ke sana gampang, untuk menghapus satu stigma Sumut. Sumut itu jadi
provinsi harus semua mudah dan transparan," tuturnya.
Analisis
politik media pada berita diatas:
“Cerita Djarot Cari Kontrakan Di Sumut Dan
Bolak-Balik Jakarta”
Judul
diatas lebih mengarah atau memihak kepada aspek politik. Disini terlihat pada
penulis menegaskan bahwa Djarot akan menjadi bakal calon gubernur sumut. Djarot
ingin mengontrak rumah di daerah sumut agar iya tidak harus bolak-balik jakarta
– sumut dan bukan hanya itu saja alasan djarot ingin mengontrak agar lebih
dekat dengan rakyat sumut supaya komunikasi lebih lancar dan silahturahmi tetap
terjalin.
2 2. Unsur – unsur Jurnalistik
1) What : Menjadi bakal calon gubernur Sumatera
Utara membuat Djarot Saiful Hidayat harus lebih banyak meluangkan waktu di
Sumut.
2) Who : Djarot Saiful Hidayat.
3) Where : Sumatera utara.
4) When : Jumat, 2 februari 2018.
5) Why
: Akan memudahkannya berkomunikasi dan
menggalang kekuatan untuk Pilgub Sumut.
6) How : Tak hanya pembangunn fisik tapi juga
mental. Ia juga memastikan akan memimpin Sumut tanpa adanya diskriminasi.
3. Identifikasi ekonomi politik media
Identifikasi
ekonomi politik media dari artikel tersebut bahwa berita yang disampaikan oleh
penulis yaitu ekonomi politik media karena Djarot akan mengontrak rumah di
sumut selain bisa menghemat waktu sebelum pemilihan calon gubernur sumut, akan
memudahkannya berkomunikasi dan menggalang kekuatan untuk pilgub sumut.
Jadi,
kesimpulan yang dapat kami ambil adalah bagaimana cara media menyampaikan
berita kepada pembaca yang berupa ekonomi politik media massa, dan yang kami
dapatkan di artikel ini adalah sebuah bentuk informasi yang diperuntukan oleh
masyarakat dan memberikan informasi berbau politik. Namun dibuat semenarik
mungkin agar pengelolah media yang mendapatkan keuntungan dari setiap orang
yang melihat berita tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar